perbedaan berkat dan berkah

NLT Joshua then read to them all the blessings and curses Moses had written in the Book of the Law. AYT: Setelah itu, ia membacakan seluruh perkataan hukum Taurat, berkat dan kutuknya, sesuai dengan semua yang tertulis di dalam Kitab Taurat. TB: Sesudah itu dibacakannyalah segala perkataan hukum Taurat, berkatnya dan kutuknya, sesuai dengan segala apa yang tertulis dalam kitab hukum. Berkatmemiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga berkat dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan dan verba atau kata kerja sehingga berkat dapat menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya. Berkat termasuk dalam ragam bahasa cakapan. Berkat memiliki arti dalam kelas partikel yaitu kata yang tidak tertakluk pada perubahan bentuk dan hanya berfungsi menampilkan unsur yang diiringinya. Artikata Berkat - 1 ber-kat 1 n karunia Tuhan yg membawa kebaikan dl hidup manusia: semoga Tuhan melimpahkan -- Nya kpd kita; 2 n doa restu dan pengaruh baik (yg mendatangkan selamat dan bahagia) dr orang yg dihormati atau dianggap suci (keramat), spt orang tua, guru, pemuka agama: sebelum berangkat meninggalkan kampung halaman, dia memohon -- kpd gurunya; 3 n makanan dsb yg dibawa pulang sehabis kenduri: undangan itu masing-masing pulang dng membawa -- ke rumahnya; 4 v cak mendatangkan Berkahmemiliki potensi penyembuhan yang luar biasa, tidak hanya pada tingkat individu, tetapi juga bagi dunia, maka judul buku baru saya Berkat 365 untuk Menyembuhkan Diriku dan Dunia.Karena buku ini ingin menjadi alat penyembuhan dunia, buku ini juga berusaha tidak selalu mudah untuk memanggil kucing kucing dan mengatasi berbagai masalah sosial, ekonomi, lingkungan, dan lainnya - beberapa Sementaradalam bahasa Arab, barokah bermakna tetapnya sesuatu, dan bisa juga bermakna bertambah atau berkembangnya sesuatu. Tabriik adalah mendoakan seseorang agar mendapatkan keberkahan. Sedangkan tabarruk adalah istilah untuk meraup berkah atau "ngalap berkah". Barokah atau berkah selalu diinginkan oleh setiap orang. Site De Rencontre Sur Mobile Gratuit. Ilustrasi berkah atau barokah. Foto FreepikDalam kehidupan sehari-hari, jelas kita seringkali mendengar kata berkah dan barokah. Tapi, adakah yang berpikir bahwa berkah dan barokah memiliki arti atau makna yang sama? Atau sebaliknya, berkah dan barokah adalah dua kata yang beda makna?Ternyata berkah dan barokah memiliki makna yang sama. Yuk kita ulas bahasa, berkah berasal dari bahasa Arab yang artinya nikmat. Istilah lainnya dalam bahasa Arab adalah mubarak dan atau barokah dalam Al-Quran dan sunah adalah langgengnya kebaikan, kadang pula dapat diartikan dengan bertambahnya kebaikan atau ziyadatul khoir, dan bahkan artinya bisa Imam Nawawi, asal makna berkah atau barokah ialah kebaikan yang banyak dan ulama pun menjelaskan bahwa berkah atau barokah sebagai segala sesuatu yang banyak dan melimpah, mencakup berkah secara material dan spriritual, keamanan, ketenangan, kesehatan, harta, dan saja, ketika ada seseorang yang melakukan suatu amalan atau pekerjaan, maka ia akan bertambah kebaikannya. Bisa dikatakan bahwa berkah atau barokah adalah dampak positif dari apa yang kerjakan. Tentu saja, dampak yang terjadi atas izin dan kuasa Allah atau barokah sebenarnya memiliki makna yang bergitu luas. Bahkan, dalam kehidupan sehari-hari pun, semua hal kecil yang dilakukan, dampak positif selalu berasal dari Allah SWT dan tidak terbatas. Seperti, barokahnya makan adalah kenyang dan dapat memberikan energi untuk bisa hal ini, berkah atau barokah bukan hanya perihal cukup dan mencukupi. Tetapi juga termasuk bertambahnya ketaatan kepada Allah SWT dengan segala keadaan yang ada. Apa pun yang sedang dialami, pasti terdapat berkah atau barokah didalamnya. Kita jelas tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, tetapi atas izin dan kuasa Allah SWT semua pasti bisa terjadi. Wallahu 'alam. –Ridho, berkah, dan rahmat Allah. Ketiga kata ini sudah akrab di lisan dan pikiran kita. Coba kita simak bersama apa makna dan beda dari ketiga kata tersebut. Ridho Kerelaan Allah Kata ridho رَضِيَ اللَّهُ , bahasa Indonesia menjadi rela. Rela adalah bersedia dengan ikhlas, izin persetujuan, berkenan, dapat diterima dengan senang hati, tidak mengharapkan imbalan, dengan kehendak atau kemauan sendiri KBBI. Ridho berasal dari kata radhiya-yardha yang berarti menerima suatu perkara dengan lapang dada tanpa merasa kecewa ataupun tertekan. Kuncinya adalah Al-Maidah ayat 3 الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian, dan telah Kucukupkan kepada kalian NikmatKu. dan telah Kuridai Islam itu jadi agama bagi kalian. ayat 3 Artinya, terimalah oleh kalian dengan rela Islam sebagai agama kali­an, karena sesungguhnya Islam adalah agama yang disukai dan diridai Allah, dan Dia telah mengutus rasul yang paling utama dan terhor­mat sebagai pembawanya, dan menurunkan Kitab-Nya yang paling mulia dengan melaluinya.Ibnu Katsier Agama Islam sudah dinilai sempurna oleh Allah. Sehingga tidak perlu ditambah-tambah. Allah ridho Islam dipakai umat untuk mengatur hidup dan akan dipakai sebagai sarana hisab di yaumul akhir kelak. Sesungguhnya agama yang diridai di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian yang ada di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. Imran 19 Ibnu Katsir menjelaskan “Sebagai berita dari Allah Swt. yang menyatakan bahwa tidak ada agama yang diterima dari seseorang di sisi-Nya selain Islam, yaitu mengikuti para rasul yang diutus oleh Allah Swt. di setiap masa, hingga diakhiri dengan Nabi Muhammad Saw. yang membawa agama yang menutup semua jalan lain kecuali hanya jalan yang telah ditempuhnya. Karena itu, barang siapa yang menghadap kepada Allah —sesudah Nabi Muhammad Saw. diutus— dengan membawa agama yang bukan syariatnya, maka hal itu tidak diterima oleh Allah. Allah berfirman Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima agama itu darinya. Ali Imran 85, hingga akhir ayat. Dalam ayat ini Allah memberitakan terbatasnya agama yang diterima oleh Allah hanya pada agama Islam. Hal ini sejalan dengan Ali Imran 19 Jadi kunci utama untuk mendapat ridlo Allah adalah orang harus rela/ridlo beragama Islam terlebih dahulu. Dan kita pun harus rela/ridlo bahwa Allah sebagai sesembahan dan panutan kita, serta tempat kita meminta. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun ridla kepada-Nya. Qs. Albayyinah 8 Ridho Allah kepada hamba-Nya adalah berupa tambahan kenikmatan, pahala, dan ditinggikan derajat kemuliaannya. Sedangkan ridho seorang hamba kepada Allah mempunyai arti menerima dengan sepenuh hati aturan dan ketetapan Allah, menjalankan syariatnya.. Berkah Tambahan Nilai karena Allah Dalam bahasa Arab, berkah بَرَكَاتٍ diambil dari bahasa Arab baraka-yabruku-burukan wa barakatan, yang artinya bertambahnya kenikmatan dan kebahagiaan. Barokah atau berkah adalah berkembangnya atau bertambah sesuatu. Sedangkan makna berkah dalam Al-Qur’an dan hadis adalah langgengnya kebaikan, kadang bertambah kebaikan, atau bisa kedua-duanya. Keberkahan hidup dimaknai sebagai sesuatu yang bernilai kebaikan. Keberkahan juga dapat dicapai ketika seseorang mengerjakan amal saleh atau kebajikan. Syarat keberkahan Allah adalah iman dan taqwa. Keberkahan Allah bisa bersifat duniawi dan ukhrawi. Jikalau penduduk kota-kota beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. 96 مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ 97 Barang siapa yang mengerjakan amal saleh —baik laki-laki maupun perempuan— dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan QS An-Nahl 97 Yang dimaksud dengan amal saleh ialah amal perbuatan yang mengikuti petunjuk Kitabullah dan Sunnah Nabi-Nya Salah satu kunci hidup berkah adalah sedekah. Sedekah merupakan amalan yang sangat mulia, baik di mata sesama manusia maupun di mata Allah SWT. Rahmat Pemberian/Kasih Sayang Allah RAHMAT/rahmah رَحْمَةٍ , berarti murah, kasih-sayang, cinta, santun, perlindungan. Rahmat adalah kemurahan atau pemberian Allah. Rahmat Allah bagi manusia berupa rezeki dan kemaslahatan hidup di dalam dunia. Seluruhnya makhluk mendapatkan rahmat Allah, tak terkecuali bagi orang-orang yang tidak beriman kepada-Nya. Rahmat itu ada dua macam, yaitu Ar-rohman الرحمن dan Arahim الرّحيم . Ar Rahman, berarti kata Maha Pengasih maksudnya yaitu Allah SWT selalu memberi karunia fasilitas hidup kepada hambanya manusia,jin, hewan, dll di dunia baik yang ingkar maupun taat. Contohnya memberi udara yang bersih untuk bernafas dan air untuk kehidupan. Dunia beserta isinya adalah Ar-Rohman Allah yang Dia berikan kepada siapa saja yang mau, Boleh kafir boleh yang beriman. Ar-Rahim adalah pemberian Allah khusus kepada orang-orang pilihan. RAHIM yang berarti sangat pengasih, penyantun dan penghiba serta sangat penyayang. Ar-Rahim diberikan Allah khusus orang mukmin yang Dia ridloi, dan diberikan kelak di akhirat, berupa pahala surga beserta kenikmatannya. هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا 43 “Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya memohonkan ampunan untukmu, supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya yang terang. Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.QS al-Ahzab 43 Apabila seluruh rahmat yang Allah berikan di dunia ini kepada makhluk dikumpulkan, mulai dari Nabi Adam hingga kiamat datang maka itu baru satu persen dari keseluruhan rahmat yang Allah miliki. عن أبي هريرة رضي الله عنه قال رسول الله عليه الصّلاة والسّلام إن لله مائة رحمة، واحدة بين الجن والإنس والبهائم والهوام، فبها يتعاطفون، وبها يتراحمون، وبها يتعاطف الوحوش على أولادها، وأخَّر تسعاً وتسعين رحمة يرحم بها عباده يوم القيامة “Sesungguhnya Allah memiliki 100 rahmat. Salah satu di antaranya diturunkannya kepada kaum jin, manusia, hewan, dan tetumbuhan. Dengan rahmat itulah mereka saling berbelas kasih dan menyayangi. Dengannya pula binatang liar mengasihi anaknya. Dan Allah mengakhirkan 99 rahmat untuk Dia curahkan kepada hamba-hamba-Nya pada hari kiamat.”muttafaq alaih, dalam Shahih Bukhari no 6104 dan Shahih Muslim no 2725, lafal hadits ini dari Abu Hurairah RA. */SUMBER dakwahterkini Editor Nabhan BERKAH atau barokah بركة adalah salah satu kata -selain salam dan rahmat- yang terkandung dalam salam Islam -Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh. Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan selalu menyertai Anda kalian. Kata berkah juga termasuk dalam doa kita kepada yang menikah baarokalloohu lakuma.... Semoga keberkahan Allah untuk kalian berdua pasangan pengantin. Dalam khotbah Jumat, khotib biasanya menutup khutbah pertama dengan ungkapan baarokallohu lii walakum, semoga berkah Allah untukku dan untuk kalian. Demikian pula di akhir khotbah kedua sebelum doa penutup khotbah. Pengertian Berkah Menurut bahasa, berkah -berasal dari bahasa Arab barokah بركة, artinya nikmat Kamus Al-Munawwir, 199778. Istilah lain berkah dalam bahasa Arab adalah mubarak dan tabaruk. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia 2008179, berkah adalah “karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia”. Menurut istilah, berkah barokah artinya ziyadatul khair, yakni “bertambahnya kebaikan” Imam Al-Ghazali, Ensiklopedia Tasawuf, hlm. 79. Para ulama juga menjelaskan makna berkah sebagai segala sesuatu yang banyak dan melimpah, mencakup berkah-berkah material dan spiritual, seperti keamanan, ketenangan, kesehatan, harta, anak, dan usia. Dalam Syarah Shahih Muslim karya Imam Nawawi disebutkan, berkah memiliki dua arti Tumbuh, berkembang, atau bertambah; Kebaikan yang berkesinambungan. Menurut Imam Nawawi, asal makna berkah ialah “kebaikan yang banyak dan abadi”. Dalam keseharian kita sering mendengar kata "mencari berkah", bermaksud mencari kebaikan atau tambahan kebaikan, baik kebaikan berupa bertambahnya harta, rezeki, maupun berupa kesehatan, ilmu, dan amal kebaikan pahala. Kata Berkah dalam Al-Quran Dalam Al-Qur`an kata berkah barakah hadir dengan beberapa makna, di antaranya kelanggengan kebaikan, banyak, dan bertambahnya kebaikan. Al-Quran sendiri merupakan berkah bagi manusia sebagaimana firman-Nya كِتَٰبٌ أَنزَلْنَٰهُ إِلَيْكَ مُبَٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوٓا۟ ءَايَٰتِهِۦ وَلِيَتَذَكَّرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ "Ini Al-Quran adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu, penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya orang-orang yang mempunyai pikiran mendapatkan pelajaran.” QS. Shaad 29. Berkah dalam arti kebaikan, keselamatan, dan kesejahteraan tercantum dalam ayat berikut ini وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ وَلَـكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ "Jika sekiranya penduduk negeri-negeri itu beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi." QS. Al-A'raf 96. Kata Berkah dalam Hadits Dalam hadits juga banyak ditemukan kata berkah, semuanya mengarah pada kebaikan dan pahala. "Berkumpullah kalian atas makanan dan sebutlah nama Allah, maka Allah akan memberikan keberkahan pada kalian di dalamnya." HR. Abu Daud "Ya Allah, berkahilah umatku yang bersemangat di pagi harinya." HR. Abu Daud. “Penjual dan pembeli itu diberi pilihan selama keduanya belum berpisah. Bila keduanya jujur dan menjelaskan kondisi barangnya, maka keduanya diberkahi dalam jual belinya. Namun bila keduanya menyembunyikan dan berdusta, maka akan dihilangkan keberkahan jual beli keduanya.” HR. Bukhari-Muslim. “Sungguh, Allah menguji hamba dengan pemberian-Nya. Barangsiapa rela dengan pembagian Allah terhadapnya, maka Allah akan memberikan keberkahan baginya dan akan memperluasnya. Dan barangsiapa tidak rela, maka tidak akan mendapatkan keberkahan.” HR. Ahmad. Demikian Pengertian Berkah atau Barokah. Wallahu a'lam. RENUNGAN HARIAN KRISTEN TERBARU, RABU 6 JANUARI 2021 742. BERKAT DAN HIKMAT BAGI ORANG YANG PERCAYA KEPADA TUHAN Oleh E. Gunawi Sp. FIRMAN TUHAN Kitab Amsal 31-14. Shalom. Puji Tuhan! Dalam suasana yang sangat berbahagia ini, dari Bantul, Yogyakarta, Indonesia, kami menyampaikan salam sukacita dan damai sejahtera dari Tuhan kita Yesus Kristus, kepada semua pembaca dari segala bangsa di seluruh dunia sampai ke ujung bumi. Pada hari ini, kita akan mempelajari dan merenungkan ayat-ayat Firman Tuhan yang ditulis dalam Kitab Amsal 31-14. Perikopnya yaitu “Berkat dan hikmat”. Topik kita adalah BERKAT DAN HIKMAT BAGI ORANG YANG PERCAYA KEPADA TUHAN. Puji Tuhan! Haleluya! Pengantar Melalui ayat-ayat Firman Tuhan pada perikop “Berkat dan hikmat” yang ditulis dalam Kitab Amsal 31-14, pengamsal memberi beragam didikan, ajaran dan nasihat yang terkait dengan berkat dan hikmat. Pengamsal, antara lain menyatakan perihal sebagai berikut. Pertama, panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu. Kedua, janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau. Ketiga, percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati. Keempat, takutlah akan Tuhan dan jauhilah kejahatan. Kelima, muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu. Keenam, janganlah engkau menolak didikan Tuhan. Ketujuh, berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian. Pertama, panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu Wahai anakku, demikian pengamsal memulai didikan, ajaran dan nasihatnya, kepada orang-orang Israel pada zamannya, dan kepada kita pada zaman sekarang. Ia mengingatkan hendaklah kita semua jangan melupakan ajaran-Nya. Biarlah hati mereka memelihara perintahnm-Nya. Mengapa? Hal demikian, karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan-Nya kepada mereka yang memegang teguh didikan, ajaran dan nasihat-Nàya. Karena Tuhan Allah akan memberikan panjang umur memberkati mereka dengan sukacita dan damai sejahtera dalam hidup mereka. Baca dan pelajarilah Firman Tuhan yang tercantum dalam Kitab Amsal 31-2. Alkitab menyatakan kepada kita “Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku, karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu.” Kedua, janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau Oleh sebab itu, Firman Tuhan mengingatkan mereka agar mereka hendaknya tidak meninggalkan kasih setia dan kasih karunia-Nya dalam hidup mereka! Hendaklah mereka mengalungkan kasih setia dan kasih karunia-Nya pada leher mereka sehingga menjadi hiasan sorgawi yang mempesona. Hendaklah mereka menjadikan kasih setia dan kasih karunia Tuhan Allah sebagai kalung perhiasan pada leher mereka yang mengherankan. Simak dan perhatikanlah Firman Tuhan yang direkam dalam Kitab Amsal 33-4, yang demikian bunyinya “Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu, maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.” Ayat Firman Tuhan ini juga mengingatkan mereka, orang-orang Israel pada zaman itu, hendaklah mereka menuliskan kasih setia dan kasih karunia-Nya pada loh hati mereka. Hendaklah mereka mematrikan dan melekatkan kasih setia dan kasih karikunia-Nya dalam lubuk hati mereka yang paling dalam. Maka dengan demikian mereka akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia di bumi. Ketiga, percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati Lebih lanjut, marilah kita baca dan kita selidiki Firman-Nya yang ditulis dalam Kitab Amsal 35-6. Di sini, Kitab Suci menyatakan kepada kita “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.” Sungguh! Alkitab mengingatkan mereka, orang-orang Israel pada zaman itu Hendaklah mereka percaya. Percayalah kepada Allah. Percayalah kepada Tuhan dengan setulus hati dan segenap jiwa mereka. Hendaklah mereka jangan bersandar kepada pengertian mereka sendiri. Ingat-ingatlah! Sebab pengertian mereka adalah sia-sia. Karenanya, hendaklah mereka mengakui bahwa Dia ada dalam segala kehidupan mereka. Bahwa Tuhan akan menyertai setiap laku dan langkah mereka. Dan bahwa Allah akan meluruskan jalan hidup mereka. Bahwa Tuhan akan menunjukkan kepada mereka jalan kebenaran Tuhan, pada waktu-Nya. Keempat, takutlah akan Tuhan dan jauhilah kejahatan Oleh sebab itu, pemazmur kemudian mengingatkan orang-orang Israel pada zaman itu dan kita pada zaman sekarang, agar hendaknya mereka dan kita janganlah menganggap diri kita sendiri bijak. Janganlah memuji diri sendiri. Jangan pula memegahkan diri. Tetapi takutlah akan Tuhan dan jauhilah segala perbuatan dosa, pelanggaran dan kejahatan. Demikian dinyatakan oleh Firman Tuhan dalam Kitab Amsal 37-8. Tuhan berfirman kepada kita “Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan; itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.” Sungguh! Secara tersirat, Alkitab mengatakan bahwa hendaknya mereka jangan menyombongkan diri. Hendaknya mereka jangan tinggi hati. Tetapi takutlah akan Tuhan. Hendaklah mereka menghindarkan diri dari hawa nafsu dunia, karena hal itulah yang akan menyembuhkan tubuh mereka dan kita dan menyegarkan segala tulang mereka dan kita. Kelima, muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu Kemudian, marilah kita baca dan kita selidiki Firman Tuhan yang direkam dalam Kitab Amsal 39-10. Beginilah bunyi Firman-Nya “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.” Sejatinya, orang-orang Israel pada zamannya dan kita pada zaman sekarang, sungguh sangat berbahagia. Karena pengamsal mengingatkan mereka dan kita supaya memuliakan Tuhan dengan harta milik mereka dan kita. Agar nereka dan kita memukiakan Tuhan dengan hasil pertama dari segala penghasilan mereka dan kita. Sebab dengan demikian, maka Allah akan memberkati lumbung-lumbung mereka dan kita yang akan diisi penuh sampai melimpah-limpah. Tuhan juga akan mengisi bejana pemerahan kita sehingga meluap dengan air buah anggurnya. Keenam, janganlah engkau menolak didikan Tuhan Pengamsal juga mengingatkan mereka orang-orang Israel pada zamannya, katanya, wahai anakku, hendaklah jangan menolak didikan Tuhan. Hendaklah mereka janganlah bosan terhadap peringatan-Nya. Sebab Tuhan memberi ajaran kepada semua orang yang dikasihi-Nya. Sebab Allah mengasihi mereka seperti seorang ayah mengasihi anak yang disayangi. Demikian dinyatakan oleh Firman-Nya yang terekam dalam Kitab Amsal 311-12. Alkitab mengatakan kepada kita “Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.” Ketujuh, berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian Kemudian daripada itu, Firman Tuhan yang dicatat dalam Kitab Amsal 313-14, berbunyi “Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas.” Sungguh! Kitab Suci menyatakan bahawa berbahagialah orang yang mendapat hikmat. Berbahagialah orang yang memperoleh kepandaian. Berbahagialah mereka yang mendapat anugerah hikmat dan kepandaian dari Allah, karena mereka akan mendapat keuntungan yang melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas. Pelajaran yang dapat kita petik Firman Tuhan pada perikop “Berkat dan hikmat” yang ditulis dalam Kitab Amsal 31-14, memberi kita beragam didikan, ajaran dan nasihat yang luar biasa, terkait dengan berkat dan hikmat. Pengamsal, menyatakan bahwa mereka yang memegang teguh didikan, ajaran dan nasihatnya, akan ditambahkan-Nya panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera kepada mereka. Pengamsal juga mengingatkan orang-orang Israel pada zamannya, dan kita oada zaman sekarang, hendaklah mereka dan kita tidak meninggalkan kasih setia dan kasih karunia-Nya. Karenanya, percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati. Percayalah kepada Allah dengan sepenuh hati dan segenap jiwa. Kemudian, Alkitab menyatakan kepada kita agar hendaknya kita takut akan Tuhan. Agar hendaknya kita menjauhi dosa, pelanggaran dan kejahatan. Hendaknya kita memuliakan Tuhan dengan harta kita dan dengan hasil pertama dari segala penghasilan kita. Agar hendaknya kita jangan menolak didikan Tuhan. Hendaknya kita jangan bosan terhadap peringatan-Nya. Sebab Dia mengasihi mereka seperti seorang ayah mengasihi anak yang disayangi. Karenanya, berbahagialah orang yang mendapat hikmat, dan berbahagialah orang yang memperoleh kepandaian. Lantas, bagaimanakah dengan diri kita pada zaman ini? Sudahkah kita mendapatkan didikan dan ajaran Tuhan yang tercantum dalam Kitab Amsal 31-14 ini? Adakah yang dapat kita petik untuk menjalani kehidupan kita pada akhir dekade kedua, abad pertama milenium ketiga pada zaman sekarang? Sudahkah kita dan semua peribadi di antara kita memegang teguh didikan, ajaran dan nasihatnya, supaya akan ditambahkan-Nya panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera kepada kita? Sudahkah kita dan semua peribadi di antara kita takut akan Tuhan, menjauhi dosa, pelanggaran dan kejahatan serta memuliakan Tuhan dengan harta kita dan dengan hasil pertama dari segala penghasilan kita? Sudahkah kita dan semua peribadi di antara kita tidak bosan terhadap peringatan-Nya serta mengasihi suami, isteri, anak, cucu, mertua, menantu, keluarga dan sesama seperti Dia mengasihi kita dan semua orang berdosa yang percaya kepada-Nya? Kita percaya bahwa kita dan semua peribadi di antara kita sudah memegang teguh didikan, ajaran dan nasihatnya, sehingga akan ditambahkan-Nya panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera kepada kita. Sudah tentu, kita bahwa semua pribadi di antara kita takut akan Tuhan, menjauhi dosa, pelanggaran dan kejahatan serta memuliakan Tuhan dengan harta kita dan dengan hasil pertama dari segala penghasilan kita. Kita percaya bahwa mita dan semua peribadi di antara kita tidak bosan terhadap peringatan-Nya serta mengasihi suami, isteri, anak, cucu, mertua, menantu, keluarga dan sesama seperti Dia mengasihi kita dan semua orang berdosa yang percaya kepada-Nya. Berbahagialah kita Berbahagialah kita dan semua peribadi di antara kita yang memegang teguh didikan, ajaran dan nasihatnya, sehingga ditambahkan-Nya panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera kepada kita, karena Dia sudah menyediakan bagi kita upah besar di Kerajaan Sorga. Berbahagialah kita dan semua peribadi di antara kita yang takut akan Tuhan, menjauhi dosa, pelanggaran dan kejahatan serta memuliakan Tuhan dengan harta kita dan dengan hasil pertama dari segala penghasilan kita, karena Dia sudah melimpahkan bagi kita kasih setia dan kasih karunia-Nya yang tidak berkesudahan. Berbahagialah kita dan semua peribadi di antara kita yang tidak bosan terhadap peringatan-Nya serta mengasihi suami, isteri, anak, cucu, mertua, menantu, keluarga dan sesama seperti Dia mengasihi kita dan semua orang berdosa yang percaya kepada-Nya, karena Dia sudah menyediakan bagi kita bagian warisan hidup kekal yang penuh sukacita dan damai sejahtera di sorga. JESUS CHRIST BLESS YOU AND US. HALLELUJAH. AMEN. ********* Terima kasih Ibu/Bapak/Saudara/ saudari yang sudah berkenan membaca Renungan Harian Kristen Terbaru ke-742, edisi hari ini yang dipublikasikan melalui alamat edisi hari ini. Amin. gmail

perbedaan berkat dan berkah